Coffee With Legs, Kedai Kopi Sexy Ala Chile

By  |  0 Comments

Bisnis gerai atau kedai kopi menjadi bisnis yang berkembang pesat di tahun 2000-an ini. Berbagai jenis, varian dan menu kopi disajikan dengan tampilan semenarik mungkin. Tampilan dan dekor gerai juga dibuat unik dan menarik perhatian para penikmat kopi. Bahkan cara penyajian dan daya tarik pendukung juga diterapkan, sehingga kita mengenal adanya istilah kopi pangku, fellatio cafe hingga gerai-gerai kopi eksklusif lainnya.

Hal yang juga menarik, bahkan bisa dibilang lebih unik bisa kita temui di Santiago, Chile. Di sana, kita bisa temukan bentuk persaingan bisnis kedai kopi yang sangat menarik, sangat khas. Keunikan kedai kopi yang hanya ditemui di Chile, yang mungkin sudah menjadi semacam budaya dan tidak ditemukan di negara Amerika Latin lainnya.

kopi-chile1

Kalau di Italia terkenal dengan kopi espresso yang pahit dan kental dan disajikan dalam gelas yang kecil, selain coffee latte atau cappuccino. Sementara di Amerika terkenal dengan kopi yang ‘encer’ dan disajikan dalam ‘gelas’ yang lebih besar, semacam yang dijual di Starbucks. Lain lagi cara menikmati kopi di Chile karena kopi disajikan di kedai kopi yang ‘sexy’, dikenal dengan ‘coffee with legs’ (café con piernas).

Disebut coffee with legs karena kedai kopi di Santiago, Chile ini, semua pramuniaganya adalah perempuan dan berpakaian sangat sexy. Semua pramuniaga mengenakan ‘micro-mini dresses’, bahkan ‘string bikinis’, tentu lengkap dengan sepatu hak tinggi.

kopi-chile5

Jangan buru-buru berkonotasi negatif dulu dengan kedai kopi sexy ini. Di kedai kopi ini, pengunjung dan pramuniaga dibatasi oleh pembatas berupa meja melingkar yang cukup tinggi. Pengunjung memang lazimnya menikmati kopi sambil berdiri karena meja yang disediakan cukup tinggi. Meski sebatas ngobrol masih bisa, namun sepertinya hal inipun tidak lazim terjadi. Dialog yang terjadi sebatas dialog menyangkut menu yang ada.

Jam buka kedai kopi ini mulai dari jam 9 pagi hingga hanya jam 9 malam. Jam tersibuk jutsru biasanya terjadi di pagi dan siang hari, saat jam makan siang pegawai atau karyawan.

kopi-chile6

Pengunjungnya tidak hanya kaum pria, namun juga wanita dan sebagian besar pengunjung adalah pegawai kantoran, lengkap dengan jas dan dasi. Kedai kopi yang unik inipun cukup terbuka, dengan dinding dan pintu terbuat dari kaca.

kopi-chile2

Bila suhu tidak sedang dingin, pintu kedai ini terbuka lebar kita dapat melihat suasana di dalamnya dengan jelas dari luar. Meskipun demikian, ada beberapa kedai yang didisain sedemikian rupa menyerupai ruang diskotik, lengkap dengan lampu laser musik yang menghentak dengan pintu tetap terbuat dari kaca.

Untuk yang model begini, biasanya pintu kacanya agak gelap. Namun demikian, dari beberapa orang di Santiago yang kita ajak bicara, tidak tertangkap adanya kesan yang negatif atas kedai kopi ini. Tidak lebih dari sekedar menikmati kopi dengan suasana di dalam kedai yang menyegarkan ini.

kopi-chile3

Kedai-kedai kopi sexy ini bisa kita temui dengan mudah di pusat kota dan pusat bisnis. Bila kita berjalan di sepanjang jalan Agustinas misalnya, yang merupakan semacam pusat keuangan di sana karena banyak ditemui kantor bank, dengan mudah kita temukan kedai kopi sexy ini. Café Haiti atau Café Caribe merupakan salah satu yang terbesar. Bila ada kesempatan berkunjung ke Santiago, jangan melewatkan kesempatan menyeruput kopi di kedai nan sexy ini. (Priyanto Nugroho)

Leave a Reply

%d bloggers like this: