Mengenal Kopi Buhun

By  |  0 Comments

Berbagai varian kopi telah banyak berkembang di Indonesia. Di Jawa Barat dikenal Kopi Buhun atau kopi zaman dahulu yang pernah ada saat pra kemerdekaan. Pada masa itu perkebunan kopi di Jawa Barat sempat punah karena serangan hama karat daun,

Meskipun hampir punah, seorang petani bernama Engkos Sukarya menemukan sebuah pohon kopi yang masih berbuah lebat dan tersisa di Gunung Pangadegan Desa Cibiuk, Sumedang.

Engkos membibitkan kembali, diujicitarasakan, ditest DNA, sehingga akhirnya menurut Pemprov Jabar  pada tahun 2018 bisa disertifikasi sebagai varietas baru. Varietas ini dinamakan kopi Jagur.

Kenapa dinamakan Jagur, karena daun pada pohon kopi varietas ini Jarang Gugur.

Kopi Jenis Buhun Sunda Saat Disiangi di Kabupaten Bandung Barat (kompas)

Pernah kah Anda mendengar istilah kopi Sunda Buhun?

Kopi Sunda Buhun sebenarnya adalah kopi yang bijinya berasal dari pohon kopi Arabika berusia 80-90 tahun.

“Orang-orang menyebutnya kopi ningrat karena biji kopinya dari pohon yang tinggi dan sudah tua,” kata Didi, pemilik Kopi Samboga yang juga menjual jenis kopi buhun.

Biji kopi   Sunda Buhun dipetik dari pohon kopi  yang ditanam di Desa Cipanjalu, Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung.

Kopi yang berasal dari pohon tersebut rasanya lebih kuat.”Rasanya berbeda dari kopi lain, bisa juga didapatkan dari proses pengolahan kopinya,” ujar Didi,

Proses pengolahan kopi ini ada empat cara, masing-masing cara menghasilkan jenis kopi yang berbeda.Perbedaan proses ini pada cara pengeringannya. Ada proses natural, honey, full wash, dan wine. Kopi Sunda Buhun ini dijual Rp 300 ribu – Rp 1 juta per kilogram nya. Harga kopi inipun bergantung pada proses pengolahannya. (berbagai sumber)


Leave a Reply

%d bloggers like this: